Selasa, 17 April 2018

Agar Anda Tegar Dalam Hidup

πŸƒπŸŒ»
AGAR ANDA TEGAR DALAM HIDUP, LIHATLAH RASULULLAH SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM
Oleh:
Ustaz Musyaffa Ad Dariny, MA, حفظه Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰

Ada orang tua Anda yang meninggal?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- tumbuh besar dalam keadaan yatim piatu, tanpa kedua orang tuanya.

Ada anak Anda yang meninggal?
Semua anak Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- wafat ketika beliau masih hidup, kecuali Fatimah -rodhiallohu ‘anha- yang meninggal beberapa bulan setelah wafatnya beliau.

Kehormatan Anda pernah dilecehkan?
Kehormatan Nabi -shollallohu alaihi wasallam- pernah dilecehkan, dengan dituduhnya istri beliau Aisyah -rodhiallohu ‘anha- telah berselingkuh, hingga Allah membebaskannya dari tuduhan keji tersebut dari atas langit ketujuh.

Anda terjerat utang?
Ketika Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- wafat, baju perang beliau masih tergadaikan di tangan seorang yahudi

Anda terhimpit dengan keadaan, hingga tidak memiliki apa pun untuk makan?
Api dapur di rumah Nabi -shollallohu alaihi wasallam- biasa tidak menyala hingga beberapa bulan.

Ada putri Anda yang ditalak suaminya?
Dua putri Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- pernah ditalak oleh suaminya.

Anda harus pergi meninggalkan tempat kelahiranmu? Baik karena dipaksa atau terpaksa.
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- telah diusir oleh kaumnya sendiri dari tempat kelahirannya.

Anda pernah menjadi sasaran rencana pembunuhan?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- sering menjadi sasaran rencana pembunuhan dari kaum yahudi dan kaum musyrikin

Ada tetangga yang mengganggu Anda?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- telah diganggu tetangganya yang yahudi, namun demikian beliau tetap mengunjunginya saat dia sakit

Orang yang Anda senangi tidak mau mendengar Anda, tapi malah mendengar musuh-musuh Anda?
Rasulullah -shollalohu alaihi wasallam- tidak didengar oleh pamannya Abu Tholib, tapi dia malah taat kepada Abu Jahal.

Anda pernah dihina seseorang?
Rasulullah -shollalohu alaihi wasallam- telah dicela kaumnya, bahkan telah diletakkan kotoran unta di atasnya

Pernah merasakan sempit rezeki dan diboikot orang yang berada di sekitar Anda?
Rasulullah -shollalohu alaihi wasallam- pernah diboikot kaumnya di sebuah daerah kecil selama 3 tahun.

Anda memiliki beban pikiran?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- memiliki beban dakwah dan bagaimana risalah islam bisa menyebar.

Anda pernah didustakan dan perkataan Anda ditolak mentah-mentah?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- telah didustakan dan ditolak perkataannya oleh kaumnya

Gigi Anda sakit?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- telah retak gigi serinya.

Pernah dituduh melakukan sesuatu yang tidak Anda lakukan?
Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- telah dituduh gila dan melakukan praktik sihir.

Anda lelah dalam beribadah kepada Allah?
Kedua kaki Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- pernah sampai bengkak, karena lamanya beliau dalam salat malam.

Mungkin ada satu atau lebih dari masalah-masalah ini pernah menimpa Anda, sehingga Anda merasakan hidup yang sedih, berat, galau, dan cemas … lalu bagaimana jika semua masalah tersebut berkumpul pada satu orang?

Meskipun demikian, Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- dahulu tetap bahagia dan optimis, karena beliau menemukan kenyamanan hatinya dalam ketaatan kepada Robb-nya, sebagaimana beliau isyaratkan dalam sabdanya: “Senangkan hati kami dengan salat, wahai Bilal”.

Maka, ini merupakan pesan berharga bagi kita semua, khususnya yang lagi sedih dan ditimpa musibah, tidakkah kita rela dengan musibah tersebut dan mengharap pahala dari Allah… Tidakkah kita menjadikan Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- sebagai teladan dan panutan yang baik.

Marilah kita berselawat kepada beliau -shollallohu alaihi wasallam-.

Dapat manfaat dari tulisan ini? Boleh Anda share.

t.me/ruhiahdanrupiah

Selasa, 10 April 2018

Kebaikan Bersedekah

Assalamualaikum wr.wb.,  semoga tulisan ini akan menginspirasi kita semua:

Jika seseorang itu memberi sedekah, dan dia tahu bahwa sedekahnya itu sampai kepada Allah SWT dahulu sebelum orang yang disedekahinya, maka dia akan mendapat kegembiraan dalam pemberiannya.

Adakah kamu tahu antara kebaikan-kebaikan sedekah itu?

Silakan perhatikan nomor 17 hingga 19

Rujukan dari hadis-hadis

  1. Sedekah adalah salah satu pintu untuk menuju ke Surga Allah SWT
  2. Sedekah ialah perbuatan yang paling mulia antara semua perbuatan kebaikan dan sedekah yang paling baik adalah dgn memberi makanan kepada orang
  3. Sedekah akan dihisab pada hari Kiamat dan sedekah akan insya Allah menjauhi  api neraka jahanam
  4. Sedekah mampu memadamkan kemurkaan Allah SWT dan mampu memadamkan kepanasan di dalam kubur
  5. Perkara yang paling memberi keuntungan kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah sedekah dan Allah SWT akan sentiasa memanjangkan pahala dari sedekah tersebut
  6. Sedekah mampu menyucikan roh dan menambah pahala kebaikan
  7. Sedekah adalah salah satu cara untuk mendapat kebahagiaan di hari Kiamat dihadapan Allah SWT
  8. Sedekah boleh menyelamatkan diri dari celaka di hari Kiamat dan tidak akan membuat Anda sengsara disebabkan masa lampau Anda
  9. Sedekah mampu menghapuskan dan diampunkan dari dosa-dosa yang telah dibuat
  10. Sedekah adalah kepastian untuk meninggal dunia dalam keimanan serta ketakwaan terhadap Allah SWT dan malaikat akan mendoakan kebaikan kepada Anda
  11. Orang-orang yang memberi sedekah ialah orang-orang yang baik dan siapa pun yang terlibat dalam melakukan kebaikan tersebut akan diberi ganjaran oleh Allah SWT
  12. Orang yang memberi sedekah dijanjikan akan mendapat ganjaran yang hebat dari Allah SWT Insya Allah
  13. Orang yang memberi sedekah adalah tergolong dari golongan orang-orang yang disayang oleh masyarakat
  14. Memberi sedekah adalah perbuatan yang mulia dan dihormati
  15. Sedekah mampu melepaskan Anda daripada kesusahan dan doa-doa akan dimakbulkan Allah SWT insya Allah
  16. Sedekah mampu menghapuskan kesulitan hidup dan ditutup 70 pintu kecelakaan di dunia
  17. Sedekah mampu memanjangkan umur seseorang dan bisa memberi kejayaan hidup
  18. Sedekah adalah obat
  19. Sedekah mampu menolong Anda dari kecurian, kematian yang dahsyat dan hina, kebakaran dan lemas
  20. Sedekah ialah ganjaran yang baik meski pun Anda memberi kepada binatang-binatang atau burung-burung

Yang akhir sekali.....

Sedekah yang paling baik adalah jika Anda membagikan pesan yang baik ini kepada orang lain dan diniatkan sebagai sedekah, karena itu hanya dengan dengan cara men-share tulisan ini Anda akan mendapat bagian pahala sedekah, jika yang membaca tulisan ini tergerak hatinya untuk bersedekah.... Yuk share sebanyak-banyaknya kepada grup keluarga, teman sekolah, teman kerja, dll  πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


@grupWA, 15022018

Rabu, 28 Maret 2018

Dilan Benar, Rindu Itu Berat

Madinah kala itu sendu dengan rona langit yang berwarna kelabu, tetapi kota tempat Nabi SAW mengistirahatkan raganya itu. Tiba-tiba mendadak menjadi riuh karena kedatangan sosok yang sudah lama pergi dari kota Madinah. Ia adalah Bilal Γ­bn Rabbah.

Dengan langkah gontai, Bilal langsung masuk ke masjid Nabawi dan menuju ke makam Nabi SAW. Di sana ia tak kuasa menahan bulir-bulir air mata yang menggenang di pelupuk matanya.

Umar ibn Khattab yang saat itu sudah menjadi Khalifah bergegas-gegas menuju masjid Nabawi ketika mendengar kedatangan Bilal, langkahnya diikuti Hassan dan Hussain, kakak-beradik kesayangan Sang Nabi.

“Apa yang membawamu ke sini duhai muadzin Rasulullah?” tanya Umar memecah isak tangis Bilal.

“Mimpi,” jawab Bilal dengan nada tersengal-sengal, “Rasulullah mendatangiku dalam mimpi, ia menanyakan mengapa aku tak kunjung mengunjunginya di Madinah,” nada Bilal masih sedu sedan.

Alasan Bilal meninggalkan kota Madinah pasca-Nabi SAW wafat memang karena ia tak kuasa menahan kesedihan ditinggal sosok yang sangat dicintainya. Meninggalkan Madinah akan sedikit mengurangi kesedihannya.

“Duhai paman, betapa kami juga merindukan kedatanganmu kembali di sini” ujar Hassan.

“Maukah paman mengumandangkan azan kembali seperti ketika kakek kami masih hidup?” Hussain menimpali, permintaan Hussain juga disetujui Umar ibn Khattab.

“Wahai Bilal, kumandangkanlah azan kembali seperti dahulu, ketika Rasulullah masih bersama kita”, sambung Umar.

Bilal pun memenuhi permintaan mereka. Ketika waktu salat tiba, ia naik ke tempat yang dahulu sering ia gunakan untuk mengumandangkan azan. Ketika suara Bilal menggema menyelimuti kota Madinah masing-masing yang hadir pada saat itu mengingat masa-masa indah bersama Nabi SAW. Riuh isak tangis pun mengikuti suara azan.

“Jangan lupakan kami dalam doamu duhai saudara tersayang”, ucapan Rasulullah mengiang-ngiang di dalam kepala Umar ibn Khattab. Ucapan yang Rasul berikan ketika Umar berpamitan untuk menunaikan umrah.

“Tiada bahaya apa pun yang menimpa Utsman setelah ini”, Utsman mengingat-ingat perkataan Rasulullah ketika perang Tabuk. Pundaknya pun berguncang karena tangisan,

“Ketahuilah kedudukanmu di sisiku laksana Harun di sisi Musa, tapi tiada Nabi sesudahku”, Ali ibn Abi Thalib pun mengingat kenangan bersama Rasulullah dengan mata memerah karena banyaknya air mata yang menggenang.

Ketika Bilal sampai di kalimat “Asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaaah” pecah tangis penduduk Madinah. Umar paling kuat isak tangisnya di antara mereka. Bilal pun tak sanggup meneruskan karena dadanya sudah tak sanggup lagi menahan haru.

Itulah rindu, rindu itu berat kata Dilan, tetapi rindu yang seperti apa dahulu?

Madinah hari-hari penuh berkah, Rasulullah sedang duduk-duduk dengan para sahabatnya di pelataran masjid Nabawi, tiba-tiba beliau berujar, "Aku ini rindu sekali dengan saudara-saudaraku.”

Sahabat bertanya, "Duhai kekasih Allah, siapa yang engkau rindukan, bukankah kami ini saudara-saudaramu?"

Beliau SAW menjawab, "Kalian adalah sahabat-sahabatku, sedang saudara yang aku maksud adalah mereka yang belum pernah bertemu denganku, akan tetapi beriman dan mempercayaiku.”

Kelak dua rasa rindu ini akan berjumpa di akhirat. Rasa rindu Sang Nabi kepada umatnya, dan rindu umat kepada Nabinya. Rindu itu memang berat jika diarahkan kepada sosok yang tepat, dan sosok itu adalah Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

_______
@grupwa, 06022018

Rabu, 21 Maret 2018

Fikih Ringkas Seputar Salat Gerhana

Oleh: Ustadz Qutaibah Muslim

Hari Rabu 31 Januari 2018 bertepatan dengan 13 Jumadil Ula 1439 H diperhitungkan akan terjadi sebuah fenomena peristiwa alam yang cukup dahsyat berupa gerhana bulan, yang mana ini menjadi salah satu bukti nyata bagi kita betapa agungnya kebesaran dan kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'alaa.

Diperkirakan gerhana ini akan berlangsung kurang lebih selama 3 jam mulai pukul 19.00 WIB sebagai awal gerhana, kemudian pukul 20.30 sebagai puncak total gerhana, hingga pukul 22.00-23.00 sebagai akhir gerhana/tersingkapnya bulan seperti semula.

Oleh karena itu sangat penting sekali bagi kita sebagai seorang muslim, untuk menjadikan momen gerhana ini sebagai sarana meningkatkan keimanan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta'alaa, di antaranya adalah dengan memahami dan mengamalkan secara benar seputar fikih gerhana.


1⃣  Definisi Khusuf dan Kusuf
  • Khusuf: hilangnya cahaya bulan secara keseluruhan atau sebagian (gerhana bulan)
  • Kusuf: hilangnya cahaya matahari secara keseluruhan atau sebagian (gerhana matahari) 


2⃣  Hukumnya

Hukum salat gerhana adalah Sunah Muakadah bagi muslim-muslimah yang menetap mau pun sedang dalam perjalanan, bahkan ada sebagian ulama yang mewajibkannya.


3⃣  Waktu

Waktu salat gerhana adalah sejak awal gerhana sampai akhir gerhana/gerhana selesai.

Tanda akhir gerhana matahari, salah satu dari:
  1. Matahari tersingkap seluruhnya
  2. Tenggelamnya matahari
Tanda akhir gerhana bulan, salah satu dari:
  1. Bulan sudah tersingkap seluruhnya
  2. Tenggelamnya bulan, yaitu dengan terbitnya matahari
  3. Salat gerhana TIDAK perlu di-qadha’ (artinya kalau gerhana sudah berakhir, sedangkan belum sempat mendirikan salat, tidak perlu menggantinya). 

4⃣  Tempat Pelaksanaan

Salat gerhana bisa dilakukan di masjid atau pun di rumah, tetapi YANG UTAMA adalah di masjid.

Dari ‘Aisyah radhiyallaahu 'anha, “Terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Beliau pergi ke masjid, lalu berdiri dan bertakbir (untuk salat), dan orang-orang pun berbaris di belakang beliau.”

(Mutaffaqun ‘Alaih. HR. Bukhari, Juz 1: 999, Muslim, Juz 2: 901, lafaz ini miliknya)


5⃣  Tata Cara (ringkasan)
  1. Takbir dan berdiri tegak (untuk salat) dengan membaca bacaan yang panjang (Al Fatihah dan ayat pilihan).
  2. Rukuk dengan bacaan yang panjang
  3. Iktidal dengan bacaan yang panjang(kembali membaca Al Fatihah dan ayat pilihan).
  4. Rukuk dengan bacaan yang panjang.
  5. Iktidal dengan bacaan yang panjang.
  6. Sujud.
  7. Rakaat kedua sama seperti rakaat pertama
(Mutaffaqun ‘Alaih. HR. Bukhari, Juz 1: 999, Muslim, Juz 2: 901, lafazh ini miliknya).


6⃣  Khotbah

Khotbah salat gerhana sama dengan khotbah salat Ied, yaitu satu kali khotbah (pendapat Madzhab Asy Syafi’i. Khotbah berisi tentang nasihat dan peringatan untuk para jemaah, juga motivasi untuk melakukan amal shalih. (Muttafaqun ‘Alaih. HR. Bukhari, Juz 1: 997, Muslim, Juz 2:901, lafaz ini miliknya).

▶️ Catatan
  1. TIDAK ADA azan, tetapi dengan panggilan khusus “Ash-Shalaatu Jaami’ah. (HR Bukhari, Juz 1: 998, Muslim Juz 2: 910)
  2. Bacaan Imam DIKERASKAN. (Muttafaqun ‘Alaih. HR. Bukhari, Juz 1: 1016, Muslim, Juz 2: 901). 

Wallahu a'lam bish showwab.
#GSAU
#Kantor_Berita_AlFaruq

_______
@grup wa, 31012018

Senin, 11 Desember 2017

Sunah Nabi Itu Memang Super

  1. BAB (buang air besar) duduk, berisiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  2. Kencing berdiri berisiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  4. Makan dan minum berdiri dapat mengganggu pencernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan, dan air, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  7. Tidur tengkurap tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya setan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNAH.
  8. Banyak rahasia SUNAH yang telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yang dikatakan: di balik SUNAH ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.
  9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 SUNAH saja (SUNAH makan, SUNAH di Kamar Mandi, dan SUNAH tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien ... masya Allah ... Cintailah SUNAH Nabi, tidak hanya adab sehari-hari tapi seluruh apa yang telah Rasulullah tetapkan dalam Islam ... "Mau yang disukai atau tidak".

Bagikan artikel ini agar terbaca dan bermanfaat bagi saudara, teman, dan keluargamu.
Silakan SHARE jika bermanfaat.

_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 03 Desember 2017

Mari Ngaji Bersama

100 Perintah Allah Allah subhanahu wa taala dalam Alquran untuk kehidupan manusia sehari-hari:

  1. Jangan berkata kasar (QS 3 – Ali Imran: 159)
  2. Tahanlah amarah (QS 3 – Ali Imran: 134)
  3. Berbaiklah kepada orang lain (QS 4 – An Nisaa’: 36)
  4. Jangan sombong dan arogan (QS 7 – Al A’raaf: 13)
  5. Maafkanlah kesalahan orang lain (QS 7 – Al A’raaf: 199)
  6. Berbicaralah dengan nada halus (QS 20 – Thaahaa: 44)
  7. Rendahkanlah suaramu (QS 31 - Luqman: 19)
  8. Jangan mengejek orang lain (QS 49 – Al Hujuraat: 11)
  9. Berbaktilah pada orang tua (QS 17 – Al Israa’: 23)
  10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua (QS 17 – Al Israa’: 23)
  11. Jangan memasuki kamar pribadi orang tua tanpa izin (QS 24 – An Nuur: 58)
  12. Catatlah hutang-hutangmu (QS 2 – Al Baqarah: 282)
  13. Jangan mengikuti orang secara membabi-buta (QS 2 – Al Baqarah: 170)
  14. Berikanlah perpanjangan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesulitan (QS 2 – Al Baqarah: 280)
  15. Jangan makan riba/membungakan uang (QS 2 – Al Baqarah: 275)
  16. Jangan melakukan penyuapan (QS 2 – Al Baqarah: 188)
  17. Jangan ingkar atau melanggar janji (QS 2 – Al Baqarah: 177)
  18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu (QS 2 – Al Baqarah: 283)
  19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan (QS 2 – Al Baqarah: 42)
  20. Berlakulah adil terhadap semua orang (QS 4 – An Nisaa’: 58)
  21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas (QS 4 – An Nisaa’: 135)
  22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga (QS 4 – An Nisaa’: 7)
  23. Wanita memiliki hak waris (QS 4 – An Nisaa’: 7)
  24. Jangan memakan harta para anak yatim (QS 4 – An Nisaa’: 10)
  25. Lindungi anak yatim (QS 2 – Al Baqarah: 220)
  26. Jangan memboroskan harta dengan semena-mena (QS 4 – An Nisaa’: 29)
  27. Damaikanlah orang yang berselisih (QS 49 – Al Hujuraat: 9)
  28. Hindari prasangka buruk (QS 49 – Al Hujuraat: 12)
  29. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 2 – Al Baqarah: 283)
  30. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 49 – Al Hujuraat: 12)
  31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial (QS 57 – Al Hadid: 7)
  32. Biasakan memberi makan orang miskin (QS 107 – Al Maa’uun: 3)
  33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah (QS 2 – Al Baqarah: 273)
  34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah (QS 17 – Al Israa’: 29)
  35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu (QS 2 – Al Baqarah: 264)
  36. Hormatilah tamu Anda (QS 51 – Adz Dzaariyaat: 26)
  37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri (QS 2 – Al Baqarah: 44)
  38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah: 60)
  39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid (QS 2 – Al Baqarah: 114)
  40. Perangilah mereka yang memerangimu (QS 2 – Al Baqarah: 190)
  41. Jagalah etika perang (QS 2 – Al Baqarah: 191)
  42. Jangan lari dari peperangan (QS 8 – Al Anfaal: 15)
  43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam) (QS 2 – Al Baqarah: 256)
  44. Berimanlah kepada para Nabi (QS 2 – Al Baqarah: 285)
  45. Jangan melakukan hubungan badan saat haid (QS 2 – Al Baqarah: 222)
  46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh (QS 2 – Al Baqarah: 233)
  47. Jauhilah hubungan badan di luar nikah (QS 17 – Al Israa’: 32)
  48. Choose rulers by their merit Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya (QS 2 – Al Baqarah: 247)
  49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya (QS 2 – Al Baqarah: 286)
  50. Jangan mau dipecah-belah (QS 3 – Ali Imran: 103)
  51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini (QS 3 – Ali Imran 3:191)
  52. Lelaki maupun wanita mendapat imbalan yang sama sesuai perbuatannya (QS 3 – Ali Imran: 195)
  53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu (QS 4 – An Nisaa’: 23)
  54. Keluarga harus di-imami oleh seorang laki-laki (QS 4 – An Nisaa’: 34)
  55. Jangan pelit (QS 4 – An Nisaa’: 37)
  56. Jangan iri hati (QS 4 – An Nisaa’: 54)
  57. Jangan saling membunuh (QS 4 – An Nisaa’: 92)
  58. Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan (QS 4 – An Nisaa’: 105)
  59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan (QS 5 – Al Maa-idah: 2)
  60. Bekerja samalah dalam kebenaran (QS 5 – Al Maa-idah: 2)
  61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran (QS 6 – Al An’aam: 116)
  62. Berlaku adil (QS 5 – Al Maa-idah:8)
  63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan (QS 5 – Al Maa-idah: 38)
  64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum (QS 5 – Al Maa-idah: 63)
  65. Dilarang memakan binatang mati, darah, dan daging babi (QS 5 – Al Maa-idah: 3)
  66. Hindari minum racun dan alkohol (QS 5 – Al Maa-idah: 90)
  67. Jangan berjudi (QS 5 – Al Maa-idah: 90)
  68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain (QS 6 – Al An’aam: 108)
  69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu (QS 6 – Al An’aam: 152)
  70. Makan dan minumlah secukupnya (QS 7 – Al A’raaf: 31)
  71. Kenakanlah pakaian yang bagus saat salat (QS 7 – Al A’raaf: 31)
  72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan (QS 9 – At Taubah:6)
  73. Jagalah kemurnian (QS 9 – At Taubah: 108)
  74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah (QS 12 – Yusuf: 87)
  75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa karena ketidak-tahuan (QS 16 – An Nahl: 119)
  76. Berseru kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana (QS 16 – An Nahl: 125)
  77. Tidak ada seorang pun yang menanggung dosa orang lain (QS 17 – Al Israa’: 15)
  78. Jangan membunuh anak-anakmu karena takut akan kemiskinan (QS 17 – Al Israa’: 31)
  79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya (QS 17 – Al Israa’: 36)
  80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat (QS 23 – Al Mu’minuun: 3)
  81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah (QS 24 – An Nuur: 27)
  82. Allah menjamin imbalan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah (QS 24 – An Nuur: 55)
  83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati (QS 25 – Al Furqaan: 63)
  84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan (QS 28 – Al Qashash: 77)
  85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah (QS 28 – Al Qashash:88)
  86. Jangan terlibat dalam homoseksualitas (QS 29 – Al ‘Ankabuut: 29)
  87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar (QS 31 - Luqman: 17)
  88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong (QS 31 - Luqman: 18)
  89. Wanita dilarang memamerkan diri (QS 33 – Al Ahzab: 33)
  90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita (QS 39 – Az Zumar: 53)
  91. Jangan berputus asa akan ampunan Allah (QS 39 – Az Zumar: 53)
  92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan (QS 41 – Fushshilat: 34)
  93. Selesaikan pesoalan dengan bermusyawarah (QS 42 – Asy Syuura: 38)
  94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertakwa (QS 49 – Al Hujuraat: 13)
  95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam) (QS 57 – Al Hadid: 27)
  96. Allah akan meninggikan derajat mereka yang berilmu (QS 58 – Al Mujaadilah: 11)
  97. Perlakukan non-Muslim dengan baik dan adil (QS 60 - Al Mumtahanah: 8)
  98. Hindari diri dari kekikiran (QS 64 – At Taghaabun: 16)
  99. Mohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS 73 – Al Muzzammil: 20)
  100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta (QS 93 – Adh Dhuhaa: 10)

Shadaqallahul adzim, Maha Benar Allah dengan segala FirmanNya.


grup wa, 08062017

Minggu, 26 November 2017

Meeting Sama Allah

Obrolan antara seorang bos dan sekretarisnya di pagi hari.

B: Tolong atur jadwal saya, pukul 11.45 saya ada meeting sama Allah. Siapkan pakaian terbaik, sama parfumnya yah. Saya enggak enak kalau meeting bajunya kurang bagus.

S: Siap pak. Tapi kebetulan pak, jam tersebut ada pertemuan sama direksi pak.

B: Geser saja, ini lebih penting. Kan mereka mau nunggu (masih ada waktu) sampai pukul 3-an. Kalau sempat, nanti saya meeting sama direksi.

S: Siap pak



B: O iyah, pukul 15.00 juga saya ada meeting lagi sama Allah. Ingatkan yah, pokoknya 15 menit sebelum saya harus sudah ada di rumah Allah. Tak enak kalau terlambat, soalnya ditungguin.

S: Siap pak. O iya pak, tapi jam segitu juga bapak ada pertemuan sama pemilik saham.

B: Ah, tenang aja, cuman pemegang saham doang, tak penting. Kan masih ada waktu sampai pukul 6, nanti kalau sempat, saya meeting sama pemilik saham.

S: Baik pak.



B: O iya, mohon atur juga yah, pukul 6 juga saya ada meeting sama Allah. Habis itu kosongkan waktu sampai pukul setengah delapan, karena masih lanjut ada meeting juga sama Allah pukul 7-nya. Mohon siapkan pakaian saya yang bagus yah.

S: Siap pak. Tapi pak, pukul 6 sampai pukul 7 ini ada agenda ketemu klien pak.

B: Sudah, geser saja. ini lebih penting. Klien bisa menunggu kok (masih ada waktu) sampai subuh. Nanti kalau saya tak capai, kalau enggak ketiduran, saya meeting-lah sama klien.

S: Baik pak.



B: Sekalian, mohon juga bangunkan saya pukul 3 subuh nanti. Saya ada meeting sama Allah pukul setengah lima pagi. Tapi katanya Allah mau sidak di 1/3 malam terakhir.

S: Siap pak. Tapi bukannya itu jamnya bapak buat istirahat pak? Kalau enggak istirahat bukannya nanti capek?

B: Enggak, ini meeting penting soalnya. Tak bisa saya tinggalkan. Tidur sebentar juga cukup kok, tak usah dilama-lamakan.

S: Siap pak kalau begitu.



Pada kenyataannya, justru kisah di atas terbalik dari apa yang seringkali terjadi.

Meeting sama manusia, sesibuk apa pun disempatkan. Meeting sama Allah, sesantai apa pun dilalaikan.

Meeting sama manusia, sesulit apa pun, kita akan menggunakan pakaian terbaik. Meeting sama Allah, kaos oblong ama sarung juga sudah cukup.

Meeting sama manusia, telat sedikit saja malunya minta ampun. Meeting sama Allah, telat banget juga tak merasa malu malu, kadang juga tak minta ampun.

Meeting sama manusia, pasti bisa. Meeting sama Allah, liat nanti deh di waktu yang tersisa.

Padahal Allah itu yang menciptakan, tapi kita mendahulukan yang ia ciptakan.

Padahal Allah lah yang memberi rezeki, tapi kita mendahulukan perantaranya.

Apakah pejabat, klien, sahabat, teman, kerabat, sudah memberi kita hidup sampai kita mendahulukan mereka dibanding sang maha pemberi hidup?

Padahal jadwal meeting sama Allah enggak pernah berubah, selalu di waktu dan jam yang sama, tapi kadang seringkali kita terlambat datang ke meeting-nya, seringkali kita datang dengan pakaian seadanya, seringkali kita datang dengan sisa tenaga yang ada.

Maka, tatkala seorang manusia mendahulukan sesuatu dibandingkan Tuhannya, maka dia sedang mencintai dunia dan melupakan urusan akhiratnya.

Semoga, kita bisa mulai berbenah diri untuk meeting berikutnya bersama Allah.

Jadi, sudah menyiapkan waktu serta penampilan terbaik untuk meeting sama Allah besok?

MEETING SAMA ALLAH
Bandung, 18 April 2017


Dikirim oleh Rahmat Akbar Saputra via telegram 23052017